Oleh: M Shodiq Mustika | 9 Januari 2009

Andai aku termakan nafsu…

Andai aku termakan nafsu, ‘kan kuledakkan semua kata seru yang menyerbuku. Tetapi mereka cuma belum tahu siapa namaku. Belum pernah mereka tengok debar jantungku. Belum pernah mereka jenguk getar otakku. Mereka hanya meludah sebelum mencerna…

Andai aku terhirup nafsu, ‘kan kuludahi segala kata tanya yang menyapaku. Tetapi mereka cuma belum tahu berapa sisa waktuku. Belum pernah mereka tatap sudut mataku. Belum pernah mereka genggam ruas jari tanganku. Mereka hanya meminjam sebelah pundakku…

Andai aku patuhi nafsu…
di manakah pundakku, wahai Sang Penemu?


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.