saya semalem mimpi pak sodiq, ada kabar salah satu kerabat saya di Bandung meninggal dunia.dimimpi saya dalam posisi menunggu almarhumah dibawa pulang ke rumah.

belakangan saya memang lagi khawatir dengan kesehatan ayaj saya yang terus menurun. gara2 beliau sakit, saya akan ingat terus di tanggal 14 nov 2008 saya bermimpi ayah saya duduk di teras dengan pakaian pulang dari sholat jumat.

lalu ada malaikat turun dan berdiri disampingnya, dengan penuh cahaya mengatakan bahwa umur ayah saya hanya 40 hari dari hari tersebut. saya menghitung mundur pak selama 40 hari dengan cemas ditambah kesehatan ayah saya yang memang kurang baik. gak berani cerita mimpi saya ke siapapun karena takut kejadian..tapi ada temen yang pada tanggal 14 nov saya minta untuk tanya tentang mimpi saya 40 hari setelahnya.

sekarang ayah saya sedang sakit, tapi semalem mimpinya kerabat saya yang meninggal dunia.

apa artinya pak??

Takwil dari M Shodiq Mustika:

Bermimpi didatangi malaikat yang penuh dengan cahaya itu pertanda mimpi spiritual. Gambaran dalam mimpi spiritual biasanya simbolis, termasuk dalam hal “kerabat” dan “40 hari” pada mimpimu ini.

Read the rest of this entry »

Kalau kau tergolong kaya, kuharap kau tidak cemburu kalau-kalau aku lebih mencintai orang-orang miskin daripada dirimu. (*Heheha… Mode GR: on. Sesekali GR mengenai dirimu, gak pa pa, ya!*) Ada sejumlah alasan yang menurutku masuk akal, juga masuk hati. Yang paling utama mungkin tiga alasan berikut ini.

Read the rest of this entry »

Andai aku termakan nafsu, ‘kan kuledakkan semua kata seru yang menyerbuku. Tetapi mereka cuma belum tahu siapa namaku. Belum pernah mereka tengok debar jantungku. Belum pernah mereka jenguk getar otakku. Mereka hanya meludah sebelum mencerna…

Read the rest of this entry »

Perubahan isi blog ini

18 November 2008

Mulai sekarang, aku hendak memanfaatkan blog ini untuk mendalami Tasawuf Cinta. Niat kita: Dengan cinta, marilah kita mendekati Allah Sang Mahadekat sedekat-dekatnya.

Adapun tema kesuksesan yang semula menempati alamat ini aku pindahkan ke alamat baru: http://supayasukses.blogspot.com/

Mudah-mudahan perubahan ini membawa kita semakin dekat kepada Allah Sang Mahapencinta. Aamiin.

Kuis: “Apakah di lingkungan sosial Anda, biasanya Anda merasa bahwa Anda tergolong orang yang paling saleh?” Silakan jawab di dalam hati masing-masing dengan sejujur-jujurnya. Lalu marilah kita simak sebuah kisah dari sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dengan sanad yang shahih berikut ini. (Harapanku, kita bisa menjadi lebih rendah hati dalam menekuni ibadah, terutama di bulan Ramadhan ini.) Read the rest of this entry »

Sejak tahun 1997 hingga kini (2008), kehidupan di Indonesia cenderung menyesakkan dada. Nilai rupiah merosot drastis, harga-harga membubung tinggi. Daya beli masyarakat pun kian lama kian menurun. Satu per satu usaha di berbagai sektor berguguran. Ini sebabnya, pengangguran merajalela hingga mencapai angka puluhan juta orang.

Angka sebesar itu menggambarkan betapa lesunya keadaan perekonomian nasional. Sungguh ‘gelombang dahsyat setinggi gunung’ yang dapat ‘menenggelamkan’ kita.

Bagaimana tidak? Kita semua merasakan krisis ekonomi yang parah dan berkepanjangan. Dari petani sampai pedagang. Dari buruh sampai pengusaha. Pria mengalami, wanita tak terkecuali. Kaum tua yang tadinya stabil keuangannya pun kini mulai kedodoran, lebih-lebih kaum muda yang belum mapan. Pejabat yang kaya-raya merasakan kelesuan, apalagi rakyat yang terjerat di bawah garis kemiskinan.

Read the rest of this entry »

Hidup memang sulit. Sebab, “manusia diciptakan [dengan kodrat] lemah” (QS an-Nisa’ [4]: 28). Bukan hanya PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dan krisis keuangan yang bisa menghempaskan kita dari puncak gunung ke dasar lembah. Saat hubungan cinta terputus, seperti Majnun yang ditinggal mati kekasihnya, ini pun menyulitkan. Bila terkurung di dalam kota yang sedang dikepung pasukan musuh, seperti kaum muslimin di Madinah pada tahun 5 Hijriyah, itu pun sulit sekali.

Dapatkah Anda merasakan sesulit apakah kaum muslimin ketika itu? Bayangkan! Mereka terkurung oleh pengepungan pasukan sekutu (Quraisy dan beberapa kabilah lain) sejumlah empat kali lipat lebih banyak daripada mereka. Sampai dua minggu, belum tampak tanda-tanda kapan berakhirnya masa sulit ini.

Padahal, selama masa sulit tersebut, kaum muslimin yang terisolir di dalam kota itu menderita kelaparan dan kedinginan. Dari hari ke hari kian memprihatinkan.

Repotnya lagi, bahaya mengintai di mana-mana. Setiap keluar rumah untuk mencari makanan dan penghangat tubuh atau pun keperluan lain, ribuan anak panah siap menghujani mereka. Hujan panah datang dari segala penjuru: atas-bawah, kiri-kanan, depan-belakang. Penglihatan mereka sampai kacau-balau. Hati mereka pun “menyesak sampai ke tenggorokan”, sampai-sampai “menyangka yang bukan-bukan tentang Allah.” (QS al-Ahzab [33]: 10)

Read the rest of this entry »