8 – Gairahkan Diri dengan Keceriaan

Untuk bersikap dan berperilaku ceria, tidak usah menunggu bahagia. “Perilaku dan perasaan itu berjalan seiring.” Demikian keterangan dari William James, sang filsuf pragmatis. Maksudnya, sebagaimana rasa bahagia membangkitkan keceriaan, perilaku ceria pun menghasilkan kebahagiaan.

Mengapa begitu? Sebab, sewaktu kita bersikap ceria, kata Peter Doskoch di majalah Psychology Today, otak kita menghasilkan zat endorfin yang merupakan penangkal rasa sakit alami. Selain itu, turunlah denyut jantung dan tekanan darah. Bila sudah begini, jiwa yang terluka berat pun dapat dipulihkan dengan lebih lancar. Ini sebabnya, perilaku ceria menghasilkan kebahagiaan.

Ayo! Ceria, dong! Mau bahagia, ‘kan? Tunggu apa lagi?

Ooo… Menunggu jawaban, ya? Baiklah. Kami mengerti. Mungkin Anda bertanya-tanya: “Bagaimana mungkin bersikap ceria ketika belum sepenuhnya merasa bahagia?”

Kalau itu pertanyaan Anda, inilah jawaban yang Anda tunggu:

Kalau “masa sulit” telah membuat Anda kehilangan rasa riang, sehingga tak mampu bersikap ceria, tenanglah. Anda bisa mendapatkannya kembali dengan mudah. Caranya, mulailah dengan berusaha tersenyum semanis-manisnya.

Sekarang, tiada lagi yang Anda tunggu, ‘kan? Bagus. Anda sudah siap bersikap ceria dengan senyum semanis-manisnya.

Ataukah Anda masih kesulitan bersikap ceria? Sulit tersenyum ketika belum sepenuhnya merasa bahagia? Tenanglah. Jalan keluarnya mudah pula. Di antaranya, cobalah dekati anak-anak kecil, lalu bercandalah dengan mereka.

Dalam pengalaman kami, semua anak kecil yang sehat pasti senang diajak bercanda. Kalau si anak menolak ketika kami ajak bercanda, biasanya itu karena dia belum cukup mengenal kami. Kalau sudah cukup kenal, canda dalam bentuk apa pun berjalan lancar. Kami pun menjadi merasa ‘geli’ menyaksikan tingkah-polah, senyum, dan tawa mereka. Hasilnya, tahu-tahu, kami tersenyum (dan tertawa). Gampang, ‘kan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s