1 – Selamat Datang, Badai Kehidupan!

Sejak tahun 1997 hingga kini (2008), kehidupan di Indonesia cenderung menyesakkan dada. Nilai rupiah merosot drastis, harga-harga membubung tinggi. Daya beli masyarakat pun kian lama kian menurun. Satu per satu usaha di berbagai sektor berguguran. Ini sebabnya, pengangguran merajalela hingga mencapai angka puluhan juta orang.

Angka sebesar itu menggambarkan betapa lesunya keadaan perekonomian nasional. Sungguh ‘gelombang dahsyat setinggi gunung’ yang dapat ‘menenggelamkan’ kita.

Bagaimana tidak? Kita semua merasakan krisis ekonomi yang parah dan berkepanjangan. Dari petani sampai pedagang. Dari buruh sampai pengusaha. Pria mengalami, wanita tak terkecuali. Kaum tua yang tadinya stabil keuangannya pun kini mulai kedodoran, lebih-lebih kaum muda yang belum mapan. Pejabat yang kaya-raya merasakan kelesuan, apalagi rakyat yang terjerat di bawah garis kemiskinan.

Saat Anda baca artikel ini, mungkin perekonomian nasional sudah mulai bangkit. Namun, pada tingkat perorangan, krisis ekonomi masih bisa menimpa kita sewaktu-waktu. Jadi, kita tetap perlu mewaspadai masa sulit yang menimpa diri sendiri.

Lebih-lebih, masa sulit yang dapat menimpa perorangan pun bukan hanya krisis ekonomi. Bentuknya beraneka macam. ‘Gelombang maut’ ini bisa kita daftar sebanyak-banyaknya. Di antaranya: terjangkit virus HIV penyebab sindrom penyakit AIDS; dijebloskan ke dalam penjara berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun; bekerja tetapi hasilnya tak seberapa, hingga kebutuhan hidup sehari-hari kurang terpenuhi; dan lain-lain.

Apakah sekarang Anda merasa menghadapi gelombang maut? Berada dalam masa sulit? Tenanglah. Mari kita sambut krisis ekonomi dan segala krisis lainnya. Ayo gerakkan bibir, ucapkan kata-kata sambutan berikut ini.

Selamat datang, wahai Badai Kehidupan! Mungkin tak ada yang dapat kami perbuat untuk menyurutkan gelombangmu yang setinggi Himalaya. Tapi, kami sanggup menumpang ‘bahtera penyelamat’, mengikuti jejak para pengikut Nabi Nuh, sampai badai berlalu.

One thought on “1 – Selamat Datang, Badai Kehidupan!

  1. Ping-balik: Cara Paling Efektif Menuju Kesuksesan « Manajemen Amal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s