Andai aku termakan nafsu…

Andai aku termakan nafsu, ‘kan kuledakkan semua kata seru yang menyerbuku. Tetapi mereka cuma belum tahu siapa namaku. Belum pernah mereka tengok debar jantungku. Belum pernah mereka jenguk getar otakku. Mereka hanya meludah sebelum mencerna…

Andai aku terhirup nafsu, ‘kan kuludahi segala kata tanya yang menyapaku. Tetapi mereka cuma belum tahu berapa sisa waktuku. Belum pernah mereka tatap sudut mataku. Belum pernah mereka genggam ruas jari tanganku. Mereka hanya meminjam sebelah pundakku…

Andai aku patuhi nafsu…
di manakah pundakku, wahai Sang Penemu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s